Kamis, 16 April 2015

Memulai Langkah Kecil

:) SERU!!! itu yang saya rasakan saat memulai bisnis ini. Usaha jadi pedagang Beras, prend.
Setelah mencari-cari ide, enaknya ngapain ya disamping jadi tukang 'ngakali' komputer,
supaya komputer teh jadi pinter(asal tahu saja ya, komputer itu tahunya kan cuma Yes or No doang bro/sis).
Akhirnya dapat bisikan untuk mencoba dagang beras (maklum orang jawa dikit-2 wisik, biarin lah kuping-2ku sendiri; hati-2ku sendiri; Iya tho? heheheh)
Mencoba nanam cabai (gagal), pengen punya peternakan kambing dan sapi (belum kesampaian, doa'in ya).
Akhirnya ya, kita coba jualan beras... (kalo nggak laku bisa aku masak sendiri buat 2 tahun cukup hehehe).
Dari 5 calon pelanggan yang aku tawari:
- 3 pelanggan merespon dengan sangat baik (2 langsung order, satu pending minggu depan baru order; Alhamdu... lillah...).
- 1 Calon Pelanggan menolak dengan halus karena sudah 5 tahun punya supplier (gak enak sama supplier-nya).
- 1 Calon Pelanggan ..... hmmmm...
inilah SERU-nya bro/sis, calon pelanggan yang terakhir ini. Saya ini kan ibarat bayi sedang brojol dari rahim, mata juga masih merem.
Jadi nggak tahu dan kurang info, maka dengan percaya diri saya menawarkan dagangan saya. Karena setahu saya, istri-nya punya usaha catering, sementara beliau-nya (suaminya) bekerja di sebuah BUMN ternama (yang sering byar pet dan katanya rugiiii terus itu loh, giliran laporan keuangan bilangnya RUGI, giliran bagi-2 bonus gak itungan dehhh... sampai lupa kalo sedang RUGI).
Ternyata oh ternyata.... beliaunya juga Pedagang B-E-R-A-S. Hehehehe... engggg ingggg engggg!!!!
Dengan wajah yang jutek, ketuss dan dingin (mungkin masih pagi kali ya jadi kedinginan) dia bilang "Yeee... kirain mau beli beras, si ini si itu beli beras dari saya"(sambil nunjuk rumah tetangga).
MALU???? Nggak saya tidak malu, saya cuek saja dan bahkan saya tawarkan kerjasama saja sekalian jika nanti stock saya kosong saya mau ambil dari-nya (ssstttt.... sekedar basa basi, males kerjasama bareng orang jutek bro/sis).
Akhirul kalam wabillahi taufik wal hidayah... wassalamualaikum wr wb (kamu kira kotbah jumat apa? kenapa nggak sekalian pake duduk diantara dua kotbah ceritanya.)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar